Aku ini apa?
Hanya gadis pengecut
Yang hanya mampu
menuangkanmu dalam sajak puisiku.
Ditengah malam,
dengan segelas coklat panas.
Yang disetiap
salatku,
Merangkum mu dalam
bait doa dan aminku
Kau terlalu berharga
untuk sebuah sementara
Dan terlalu mahal
untuk ketidakpastian
Biar Tuhan menyimpan
semuanya di langit
Hingga nanti saatnya
tiba
Dia akan menjatuhkan
satu persatu mimpi
Tidak ada yang tau
bagaimana kita nanti.
Aku tidak, kaupun
jua.
Akan tetapi, kita
adalah suatu kemungkinan
Yang patut untuk
diperjuangkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar