Bagaimana
rasanya membenci seseorang yang seharusnya kau sayangi?
Bagaimana
kau menutup lubang yang menganga dihatimu sejak belasan taun lalu?
Ada
yang mati-matian direkatkan.
Disembunyikan
dibagian tergelap hati
Lalu
hanya karena sebuah buku yang ia baca
Semuanya
lepas
Berantakan,
berkeping, dan melukai lagi
Apakah
Tuhan menerima kebaikan dari seseorang yang membenci ayahnya sendiri?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar