Rabu, 18 Mei 2016

Butuh kamu


Oleh: -gangsal-
Di luar hujan lagi
Dengan sajaknya yang itu-itu saja
Memuakkan
Hanya berbeda rima saat ia menyentuh tiang, dedaunan atau rambut seseorang.
Pagi sebentar lagi lahir
Namun hujan masih bersikukuh menyambangiku
Berulang kali
Sepertinya dia senang melihatku rapuh saat ia menyentuh
Kemudian berlalu
Kamu tau?
Aku butuh kamu
Seperti aku butuh kopi agar tetap hidup di pagi hari
Aku butuh kamu
Seperti aku butuh coklat panas sebelum tidur agar tak menangis



Tidak ada komentar:

Posting Komentar